Jumat, 18 Juni 2021

Elmore Flood

 


[Sefruit FanFic untuk kartun kesayangan aku, The Amazing World of Gumball. Jadi ceritanya, Elmore ini mengalami banjir karena hujan deras menurut penuturan seorang pria kelinci berwarna pink bernama Richard Watterson].

           

Dengan mulut bulatnya, seorang lelaki kelinci berwarna pink dan bertubuh gendut berteriak “Banjir! Banjir!” sembari menikmati juice jeruk diatas bebek karet tak lupa mengenakan kacamata renang yang dilekatkan diatas kepalanya. Ia terus berteriak “Banjir! Banjir! dengan sesekali menyeruput juice jeruk yang entah darimana ia dapatkan. Disekitarnya tampak beberapa mobil terendam, ikan berloncat-loncatan serta peralatan-peralatan rumah tangga yang mengalir seperti harta karun yang pasrah mengikuti arus air. Gumball dan Darwin Watterson kerap mengambil beberapa barang terutama komputer dan video game yang sejak dulu diinginkannya. Namun betapa menyebalkannya ketika semua barang yang ditemuinya sudah rusak dan tidak berguna.

Dengan satu gigi didepan mulutnya serta setelan jas penganggurannya bunny Pink yang diketahui bernama Richard Watterson itu berkata

“Menikmati juice jeruk sambil berenang diatas banjir tidaklah buruk”

“Kau tahu apa yang lebih buruk dan paling mengecewakan pada saat banjir?” lanjutnya.

“Yaitu ketika ada banyak sekali air yang terlihat seperti susu coklat tapi kau tak bisa meminumnya”. Gumam pria kelinci itu sambil menyerok air banjir dengan tangannya lalu mencicipinya.

“Hmm.”

“Ini bukan cokelaatttt!!!” Teriaknya lagi sambil mengais sisa-sisa makanan yang terseret arus banjir.

Sementara itu, salah seorang anggota keluarga Watterson, yaitu Darwin Watterson,yang merupakan spesies gol d fish berkaki melihat kelakuan Richard lalu mengatakan “but, mr. Dad meskipun bukan coklat sungguhan tapi ini sangatlah unik kita bisa berenang diseluruh kota! Betapa menyenangkannya! Kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk membayar karcis di tempat renang”

“Iya kan Gumball.” Tambahnya.

“Yeah bung, itu sangatlah benar. Kita tidak perlu membayar karcis yang akan menjadi profit bagi para developer konstruksionis properti jahat itu.”

“devepoler konstruksinis jahat?” tanya Darwin kepada Gumball penasaran.

“Apakah yang kau maksud itu, ayah Penny?.” Tanyanya lagi sambil menunjuk ke arah Mr Fitzgerald.

Dengan menunjuk kearah langit dan gaya sok tahunya, Gumball menjawab “MMh bukan. Maksudku adalah sebuah institusi profit yang tidak memperhatikan keseimbangan ekosistem serta daya beli masyarakat demi terwujudnya margin yang fantastic.” Terang Gumball Watterson, anak pertama dari keluarga yang sempurna tapi kebalikannya itu.

Di tengah perbincangan tiba tiba terdengar suara geraman kucing biru yang merupakan ibu sekaligus kepala rumah tangga Watterson, yaitu Nicole Watterson.

Dengan suara gemerutuk dari gigi-giginya namun dipaksa-paksa untuk terdengar sabar, Nicole berkata “Richard, can you now please stop eating people leftover?” “Aku khawatir terhadap perutmu dan aku juga khawatir terhadap pandangan tetangga yang sekarang memerhatikanmu sedang memakan sampah!!! Suaranya memekik.”

            Dengan satu plastik sampah makanan dibelakang ban karetnya, Richard Watterson mengatakan “Hmm, baiklah.”

    Tidak biasanya Nicole berkata kasar seperti itu kepada Richard. Dengan mata bulat berkaca-kaca, Richard yang memiliki mulut, perut, hingga kaki yang bulat itu pun bernyanyi ditengah genangan banjir.

“Bagaimana kau tahu perasaanku,

Yaitu ketika banjir datang menghampiriku,

Aku selalu me mi kir kannnnmuu…

Oh betapa indahnya susu coklat itu.

 

Biarlah hanya menjadi angan-angan

Betapa susu coklat yang menawan

Terlahir dari rintik hujan-hujan…

Oh alangkah Tuhan sangat dermawan…”

 

            “Gumball can you please tell mr Dad that flood is not a milk chocolate?” Pinta Darwin sembari berbisik.

            “Sure Darwin.”

            … (15 sec ago)

            “Do it Gumball.”

            “Oh Darwin, aku sudah berpikir keras sampai otakku menangis namun tidak juga menemukan solusinya.”

    “Bagaimana kalau kita membantu mewujudkan impian Mr Dad menjadikan banjir ini susu coklat?” Tambah Gumball.

“Ide yang menarik, tapi bagaimana?.”

    Gumball dan Darwin pun berpikir keras bagaimana caranya mengubah air banjir menjadi susu coklat. Saking kerasnya berpikir, otak Gumball sampai-sampai resign dan kabur mengikuti arus banjir bersama sampah-sampah yang lain.

“Oh tidakk, kembali kauu sialan.” Teriak Gumball. Sementara Darwin hanya berteriak “AAAAAAAAAAAA” (selama satu menit).

“What should we do? What should we do??!” panik Darwin.  

Berhentilah berteriak Darwin, kita harus mengejar otakku.

            “Kembalilah otak aku hanya ingin kau berpikir sebentar saja!” Teriak Gumball dengan tergopoh-gopoh ia merakit berbagai jenis sampah yang ada menjadi sebuah perahu kecil.

Namun sia-sia, ia tidak punya otak untuk membuat sebuah perahu kecil yang sederhana.

    Dengan cepat Darwin mengatakan, “Aku rasa kau bisa memegang erat punggungku karena aku bisa berenang dengan cepat.” Ajak Darwin.

            “Kau jenius Darwin. Aku lupa bahwa kau adalah gol d fi…” Belum sempat menyelesaikan kalimatnya Gumball telah berenang diatas punggung Darwin.

Darwin begitu cepat dan lincah dalam hal berenang dan saking lincahnya, ia tidak memperhatikan bahwa selama perjalanan wajah Gumball tergores dan terbentur berbagai barang dijalan termasuk yacht milik ayahnya sendiri.

            “Apa kau bisa sedikit lebih pelan Darwin?.” Pinta Gumball dengan wajah penuh memarnya.

            “Oh, maaf Gumball.” Sahut Darwin dengan wajah cutenya.

            “Heyy! Lihatlah itu, disebelah kiri!” Teriak Gumball.”  

Otak itu terlihat sedang duduk ringkih di persekatan sistem drainase air yang menuju kebawah tanah. rupanya ia sudah pasrah.

"Oh, Otak, kumohon, kembalilah. Aku berjanji tidak akan membuatmu berpikir hal yang sulit lagi, maafkan aku karena telah berasumsi bahwa kau akan pintar pada waktunya."

Otak itu pun terlihat marah dan mengatakan "APA KAU SANGAT BODOH SAMPAI MENYURUHKU UNTUK MEMIKIRKAN HAL YANG MUSTAHIL SEPERTI MEMBUAT BANJIR MENJADI SUSU COKELAT!" *SLAP*

 

-the end-

Jumat, 22 Januari 2021

Jurus Jitu Membatalkan Janji Kencan

 



Hola a todos.

Hari ini aku mau ngomongin cara ampuh  membatalkan janji kencan. Artikel ini sangat berguna bagi kalian spesies homo pehape yang ingin sekali tiba-tiba membatalkan janji kencan dengan seseorang tanpa alasan. Jup. Tidak ada alasan apapun, pembatalan ini murni ketika seseorang sedang berubah mood saja.

Sebelum itu, aku mau menjelaskan berdasarkan penelitilan yang aku buat sendiri beberapa menit yang lalu mengenai pembatalan janji kencan. Permasalahan penelitilan ini seputar Kenapa harus mengajak kencan kalau akhirnya dibatalkan juga? kenapa seseorang bisa dengan mudah  banget  berubah mood dan dengan mudahnya membatalkan janji? Bagaimana seseorang yang sangat bitchy dan moody dapat menjalankan kencannya dengan lancar?

Berdasarkan pengalaman dari seorang informan bernama Sosna, ia mengaku mengajak kencan beberapa pria lewat situs online karena merasa bosan dirumah selama karantina pandemi COVID 19. 

Saya bertanya kepada Sosna, "Apa yang membuat Anda berani untuk mengajak kencan padahal ujung-ujungnya dibatalkan juga?"

Ia menjawab, "Sebetulnya karena kesepian sih karena hubungan saya sudah kandas awal pandemi lalu. Saya rindu untuk mendapatkan sensasi pacaran lagi, saya ingin afeksi."

Saya pun merespon dengan menjawab “oooh gitu ya.”

Lalu saya bertanya lagi kepada Sosna, “Mengapa anda dapat membatalkan janji kencan dengan mudahnya hanya karena tidak mood lagi?”

Ia menjawab. “Jadi begini Miss, perempuan itu kan kita tau ya, kita ini ngomong A lima menit kemudian kita denial dengan A. Aku bukanlah diriku yang lima menit lalu. Gitu lho miss, jadi jangan salahkan saya kalau cepat berubah mood, memang sudah tabiatnya begituu. Jadi kalau saya merasa kesepian ya saya update status di FB, Story WA, Line, Twitter “bosan” atau DM langsung. Ketika sudah dapat yang ingin bertemu ya saya senang. Tapi ya itu, lima menit kemudian saya mager.”

Saya pun merespon jawaban Sosna dengan nada terheran-heran, “Oooh gitu ya.”

Dengan menyeruput pisang goreng dan memakan kopi, pertanyaan terakhir pun saya ajukan. “Mbak Sosna, bagaimana seorang yang sangat moody dan bitchy seperti anda pernah menjalani hubungan yang lancar? Saya asumsikan anda pernah memiliki hubungan yang lancar sebelum pandemi ini?”

Sosna pun menjawab, “ya betul Miss, saya pernah memiliki hubungan yang lancar dengan seorang besar selama empat bulan persis sebelum pandemi. Ya gitu, saya selalu menepati janji dengan día karena buat saya día besar worth it. Dia bermanner, bersih, dan wangi, gondrong, hitam, beruban, rajin olahraga, gitu dh. Sebetulnya tergantung cowoknya sih ya Miss, ada yang udah chat terus dia menyinggung hati saya, yaudah akhirnya saya pehapein aja, atau annoying yaudah read aja dia kayak koran lampu ijo, atau ada yang jelek pas di VC yaudah saya block langsung tanpa babibu.”

Berdasarkan kasus Sosna, seorang perempuan memang sudah tabiatnya alias dari pabrikannya moody. Kalau mau protes ya berarti bisa langsung ke Tuhan. Kalau gapunya Tuhan alias pembacaku ini agnostik atau athiest yaudah terima aja hasil evolusi selama jutaan tahun ini dengan dada lapang dan senyuman meringis. Hihi. Selain faktor moody, manner dan fisik laki-laki pun yang dinilai selama proses chat menjadi bahan pertimbangan yang cukup signifikan. Laki-laki yang tidak masuk kriteria fisik, annoying, tidak sabar, tidak sopan akan dengan mudah diabaikan perempuan. Kenapa? Gak worth it kok. Untuk apa dandan cantik-cantik, cuma buat ketemu orang yang gak bisa menghargai kita?

Oleh karena itu, saya alias Miss Nabsaurus yang cute dan cute quadrat ini akan membagikan tips jitu membatalkan janji kencan.

1.      Tiba-tiba jadi anak kesayangan orang tua. Gengs, orang tua itu ampuh banget untuk dijadikan alasan apapun termasuk batalin janji kencan. Yahhh, meskipun anda bukan anak kesayangan, meskipun dari SD waktu Persami gak pernah ditengok boro-boro dijemput, gak pulang-pulang sampai hari Senin juga orang tua gak peduli. Bodo amat. Gunakan kartu orang tua, cyatt, you can say anything like “aku gabole keluar sama orang tua.” Huhuuu. Even you don’t have parents, tetap gunakan alasan ini. BIlang aja ada mami angkat atau mami baptis yang strict abis. Dates kamu pasti bakal ngertiin kok masalah orang tua gabisa diganggu gugat.

2.      Bokek dan gak ada kendaraan. Nah alasan ini cenderung ampuh untuk laki-laki. Pokoknya lu bilang aja bokek, gak ada motor, gak ada mobil. Cewe auto mundur seribu langkah kok.

3.      Ansos dan memiliki masalah kesehatan mental. Masalah kesehatan mental ini lagi ngetrend banget ya gengs. Sangat sabi menggunakan kartu ini karena orang pasti bakal ngerti keadaan kamu dan membiarkan kamu memiliki waktu sendiri untuk healing.

4.      Mens. Dahlah gausah dielaborasi. Ppft. Cowo pasti bakal langsung Offline WA sedetik setelah kamu bilang lagi mens. Hihihi.

5.      Hujan. Nah alasan terakhir ini sangat luarrrr biasa ya gengss karena Sudah puluhan tahun kita tinggal di Indonesia dengan iklimnya tapi tetep aja masih banyak yang kaget dengan hujan. Masih suka telat ke sekolah karena hujan, males-malesan karena hujan. Ketika hujan turun, mager lah kita semua untuk bangun dari kasur yekan. Pokoknya hujan itu selalu jadi alesan gak produktif. Hal ini sebetulnya cukup berguna karena bisa kita memanfaatkan hujan sebagai tameng kebiadaban kita yang sedang ingin membatalkan janji dengan doi. Tapi tenang, sebagai homo pehape yang mageran dan seneng koloran daripada dandan, kita gak perlu hujan beneran untuk membatalkan janji kencan. Ya bilang aja “hujan nih bang”, gabisa dibilang bohong karena ya bisa jadi hujan tapi di belahan dunia lain. Atau bahkan hujan yang dimaksud adalah kiasan dari hati yang sedang kelabu?

 

Itulah tips dari saya, semoga kita semua cepat ditemukan dengan FWB yang besar worth it.

Bercandaaaaaa zeyeng. <3



Senin, 19 Oktober 2020

Por la Mañana

Hola a todos.. Ini aku iseng iseng ya bikin short story in spanish.. Soalnya aku lagi belajar.. Nanti kedepannya bakal posting lagi cerita2 singkat begini wkwk. Luv. 

Kukuruyuukkkk... 08:00 AM. 
Shakira necesita comer ahora. Ella necesita trabajar hoy. 
Shakira: El señor Pique,  yo quiero una ensalada con salt. 
Pique: Sí. Tu quieres un jugo de naranja tambien?
Shakira: No. Yo quiero agua por favor. 
Pique: Por que?
Shakira: Estoy enferma. Yo no quiero azucar hoy. 
Pique: okay. Shakira, como se llamas tu jefa nueva? 
Shakira: Toki, ella es de Italian. 
Pique: Su nombre es muy bien. Poco Toki en Italian. Ella tiene es madre interesante? 
Shakira: Por que? Madre? 
Pique: No pasa nada. 

Senin, 21 September 2020

Pencurian Organ Anak: Fakta atau Hoax?

Hola! Semangat woya gini semuanyaaa 

Hari ini aku mau nulis tentang isu penculikan anak dimana organnya akan dipreteli lalu dijual.

Ngeri banget gak sih?

Waktu pertama kali aku denger rumor ini, aku cuma bisa diem, no comment. Di satu sisi ngeri tapi disisi lain belum percaya aja karena blm liat sendiri. Lalu seminggu yang lalu ku cari lah tuh berita tentang isu organ stealing ini dan ternyata sudah dibuktikan bahwa gambar-gambar yang beredar lewat medsos itu hoax oleh pihak kepolisian. Jadi, gambar-gambar yang katanya itu adalah korban organ stealing, ternyata gambar orang lain dengan kasus yang berbeda. 

Tapi gak cukup cuma sampe disitu aja, kalian juga pasti bertanya-tanya “ngapain sih spreading isu yang ngga ngga, manfaatnya apa gitu lo?”

Kalo dari pihak kepolisian sih stop sampai bukti itu palsu.

Yak! Berhenti, pake titik gak pake koma. Aku cantik mirip Obama. Ikan hiu makan tomat.

Pfftt…

Lantas, The Great Nabsaurus aka me yang kool ini pun menemukan sebuah jurnal yang ngejelasin tentang rumor pencurian organ anak-anak yang ditulis oleh Nancy Scheper-Hughes pada tahun 1996 yang berjudul "Theft of Life: The Globalization of Organ Stealing Rumour." Penelitiannya di shantytowns Brazil ya guiz...

Aku certain ya,

Awalnya rumor ini muncul di negara-negara di Amerika Selatan, kek Brazil, Argentina, Guatemala dkk…

Hampir mirip dengan orang Indonesia, sebagian orang Brazil ada yang menganggap serius rumor ini dan sebagian lagi berpendapat bahwa “ah ini mah rumor di kalangan orang yang gak berpendidikan aja kali. Stupid aja kalo sampe percaya, distribusi organ tuh diawasi oleh otoritas, pembedahannya pun gak bisa sembarangan, alat-alatnya juga harus memenuhi standar kualitas la.”

Allright! Dengan segala argumen orang-orang pinter dan temuan polisi yang haqiqi kenapa isu ini bisa tetap spreading dan bahkan menyebarrr lhooo ke seluruh belahan bumi lainnn. Termasuk Amerika Utara, Eropa, Afrika, dan Asia sehingga bisa disebut sebagai hysteria massa global?

Nah, satu benang merah yang bisa dilihat adalah, rata-rata orang yang takut dengan rumor ini sebagian besar rakyat miskin. Perlu digarisbawahi. Membayangkan rakyat miskin jangan dengan imaji bahwa mereka bodoh. Tapi. Bayangin bahwa mereka adalah manusia-manusia yang setiap hari harus menghadapi berbagai macam threats, kekerasan, serangan, pencurian, terror, akibat dari kehidupan yang begitu kejam karena kesenjangan yang begitu kentara antara mereka yang tinggal di ghetto dengan mereka yang tinggal di pusat kota. Bertahannya rumor pencurian organ ini karena orang-orang miskin tersebut mengalami “malaise of modernity” yaitu perasaan yang tidak enak terhadap modernitas.

Kenapa bisa mereka tidak nyaman dengan modernitas? Pada masyarakat di negara maju, biasanya perkembangan teknologi modern diberikan secara merata, tapi di negara-negara berkembang dengan demokrasi yang tidak stabil perkembangan teknologi modern seringkali hanya bisa dinikmati oleh kalangan tertentu saja. Dalam konteks perkembangan teknologi medis modern bahkan masyarakat miskin justru sering menjadi korban dari agresif sekaligus ignorant-nya State.  

Lewat penelitiannya yang thick description, Scheper-Hughes menggunakan metode observasi lapangan dimana ia hidup bersama subjek penelitiannya, and follow the bodies.

Dari penelitiannya itu ia menemukan berbagai kasus kejam yang dialami oleh orang-orang miskin dalam hal pelayanan kesehatan:

1 1.  Ada seorang pasien laki-laki di RS meninggal karena air tercampur dengan feses sehingga mesin dialisis terkontaminasi dan menyebabkan hepatitis yang cukup fatal. Tentu pihak keluarga sangat kecewa karena fasilitas RS publik yang sangat tidak memadai dan pemerintah pun ngga ada minta maaf ke rakyatnya. 
2.  Seorang perempuan mengalami sakit namun ketika ia pergi ke dokter malah menjadi korban malpraktik dokter dimana ia kehilangan semua gigi-giginya. Selain kehilangan giginya ia juga ditinggalkan oleh suaminya karena menjadi terlihat sangat tua. Dokter tersebut bahkan terkenal dengan kekejamannya dimana orang yang datang ke tempatnya sudah pasti lukanya semakin parah. State dimana? Tidak peduli! Lalu kenapa ada saja orang yang masih datang ke tempatnya? Orang miskin tidak memiliki banyak pilihan!
3.  Seorang perempuan mencari-cari jasad pacarnya di RS dan menemukan bahwa jasad itu sudah jadi bahan praktik mahasiswa kedokteran.
4.  Seorang anak meninggal lalu dikubur tapi beberapa waktu berikut jasadnya diganti dengan orang anak lain, hal ini memicu kesedihan karena keluarga tidak bisa ziarah dan melakukan penghormatan sesuai agamanya lagi. Lantas kemana tubuh itu?
5.  RS publik sering melakukan operasi yang tidak diperlukan guna mencari tau organ apa yang masih bagus dan bisa diambil untuk mengganti biaya berobat.

Dan masih banyak contoh-contoh lainnya. Praktik-praktik yang salah dan fasilitas yang tidak berkualitas di RS publik membuat orang-orang enggan serta takut untuk datang ke rumah sakit. Takut bahwa tubuh mereka nantinya akan diklaim oleh State.

Oke, kalo gitu, apakah semua RS pada masa itu memiliki pelayanan yang sangat jelek dan ignorant? Apa semua dokter itu jahat?

Ya tentunya enggak dong. Kita harus tau bahwa ada yang namanya unequal exchange dalam dunia Kesehatan.

Unequal exchange dalam konteks ini adalah ketimpangan pelayanan medis antara orang kaya dengan orang miskin. Orang kaya bisa dengan mudahnya memanjakan diri dengan fasilitas rumah sakit yang memadai, bisa oplas, bisa ganti organ, bisa suntik putih, suntik awet muda dengan dokter yang sangat kompeten. Sedangkan orang miskin, seperti yang sudah disebutkan tadi, sering menjadi bahan malpraktik sehingga memiliki tubuh yang cacat, mayatnya seenaknya dicampur dengan potongan mayat lain, bisa digunakan untuk bahan eksperimen mahasiswa, mati karena fasilitas yang kacau dsb. Unequal Exchange bisa juga dilihat ketika ada dua orang yang membutuhkan mata, maka sudah tentu orang kaya lah yang pasti mendapatkannya.

Oh ya, FYI, perkembangan ilmu ginekologi yaitu cabang ilmu mengenai reproduksi wanita dulu dikembangkan dengan berbagai eksperimen yang menggunakan tubuh budak wanita, dilakukan tanpa anestesi, hhhh bayangin rasa sakitnya. 

Dari penelitiannya mengenai pencurian organ anak-anak di Brazil pada tahun 1980-an ini, Sherper-Hughes mengatakan bahwa rumor ini bisa bertahan dan spreading karena berada pada tataran antara fakta dan metafor. Pada tataran tertentu bisa jadi fakta karena banyak kasus-kasus yang telah terbukti bahwa organ dan tubuh manusia bisa diklaim dan dimanipulasi oleh State atau RS. 

Pada tataran lain, bisa dikatakan metafora, yaitu tanda oleh masyarakat miskin bahwa tubuh, hidup, dan anak-anak mereka rentan terhadap bahaya. Selain kesenjangan, faktor geopolitik dan pelaksanaan proses demokrasi yang belum stabil turut memperkuat ancaman bagi masyarakat miskin. Pada masa 1980-an itu, negara-negara di Amerika Selatan sedang mengalami peperangan, kekerasan antara state dengan sipil, bahkan genosida pada suku Mayan di Guatemala. Proses demokrasi pun tidak berjalan dengan mulus, banyak anak-anak diculik dan disiksa di depan kedua orang tuanya, di culik oleh state lalu dipulangkan dengan keadaan cacat sebagai peringatan bagi anak-anak subversif lainnya dalam "Dirty War" di Argentina", kematian mendadak anak-anak jalanan di wilayah kumuh Brazil.

Kesimpulannya, 

munculnya rumor pencurian organ anak-anak jauh lebih kompleks dari sekadar fakta atau hoax. Hal ini menyangkut kesenjangan antara orang kaya dengan orang miskin, faktor geopolitik yang penuh ketegangan dimana masyarakat miskin aware dengan kekuatan State yang menghancurkan, serta faktor pelaksanaan demokrasi yang tidak stabil. Ketimpangan kuasa antara State dengan sipil terutama masyarakat miskin sangat jauh. Oleh karena itu rumor menjadi the weapon of the weak dari masyarakat tersebut. 

Sekian. 

SUMBER:

Scheper-Hughes, Nancy. "Theft of life: the globalization of organ stealing rumours." Anthropology today 12.3 (1996): 3-11.  


Sabtu, 29 Agustus 2020

Cara Ampuh Menikmati Hidup Sebagai Sobat Misqueen


Halo sobat misqueenku!! Apa kabar? Masih misqueenkah? Jangan bersedih! Karena aku bakal ngebagiin tips tentang gimana caranya menikmati hidup sebagai sobat misqueen.
Kalian pasti sering banget kan mikir kalo jadi orang kaya itu enak banget dan seringkali hidup bergelimang harta menjadi cita-cita banyak orang.

Nah, aku kasih tau aja nih, sebetulnya jadi sobat misqueen juga bisa enak loh.. bener.

Nih aku bisikin ya caranya...

1. Bebas membeli barang-barang dengan murah meriah, KW, ataupun hasil klepto dari pasar loak.
Salah satu keuntungan menjadi sobat misqueen adalah kita bisa beli barang dengan murah meriiiiaaah. Yakkk sekelas sobat misqueen ga ada kompetisi kompetisian buat beli barang-barang mewah sekelas Herm@s, Di#r, Guc&i, etc. Selo aja. Pake baju merk Al-Farida juga gak akan ada yang nyinyirin. Malah semakin murah barang dibeli semakin iri temen temen kita ye kannn. 
"Cuy lu beli berapa itu lipstik?"
"sebelas rebu"
"lah kok gua lima belas rebu si, padahal sama sama PIPA!!AKBDFKJSFJBJFSJHSJ!!"
"gua belinya pas diskon".

Bayangin horang kaya beli lisptik ratusan rebu pasti dibilang "tolol bgt anjir". 

Ohiya seputar bibir, sebagai sobat misqueen aku ada tips untuk menjaga bibir tetap sehat, yaitu dengan membuat infused lemon water, caranyaaa iris iris lemon lalu cemplungin ke botol minum deh biarin selama 4 jam abis itu silahkan diminum bisa refill juga. Bibirku berasa kenyal dan seksi banget loh sobbb kalo minum air lemon ini secara teratur. Harga? lemon lokal 5k rupiah setengah kilo. Vitamin C juga bagus bgt buat kulit. No doubt. 
 
2. Tidak pernah khawatir akan kemalingan ataupun kehilangan barang berharga.
Yak, kalo dari pengalaman penulis pribadi nih yaa, barang berharga aku tuh handy banget kek KTP, ATM, Kartu Mahasiswa, Kunci kos. Kalo ada yang nemu dijalan juga dibalikin. 
Hanya saja kasus-kasus kemalingan pasti bisa terjadi kapanpun dan dimanapun dan korbannya gak pandang bulu ya kan. Sodaraku pernah kemalingan dompetnya padahal isinya 200 rupiah. Bayangin itu, sodara ku pasti kesal kartu-kartunya hilang tapi perasaan si maling ya double apes. Udah dosa dapetnya 200 perak lagi. Et dah. Jadi jangan coba-coba deh malingin sobat misqueen.

3. Bebas mau pake apa aja. Fakta bahwa orang misqueen tidak punya banyak pilihan justru menjadi keuntungan tersendiri loh. Lah iya gak perlu pusing nanti pake baju apa, anting apa, tas apa ppft. Coba horang keong mewong, baju aja dua lemari, tas minimal satu lemari, pasti pusing pilih mau pake yang mana. 

Begitu juga dengan sabun, kalo sobat misqueen beli yang paling murah udah cocok aja dah, meskipun ada jerawat itu tanda tanda ada cinta yang tak terungkap, kantung mata hitam ya wajar, ada koreng di lutut tanda masa kecil penuh petualangan, rambut acak acakan malah makin keren. Baju bolong? tanda anak muda subversif! 

4. Pasti dicintai apa adanya. Orang pasti gak akan mencintai kita karena materi. Kenapa? Karena kita sobat misqueen. Sekian.  

Bercanda sayang. 



Kamis, 28 Februari 2019

Anorexia

Guten abend!

Apakah ada teman-teman disini yang sering merasa bersalah kalo abis makan banyak?
Atau ngerasa buruuuk bgt pas tau berat badannya naik?
Atau gak PD dan gak puas dengan bentuk tubuh sendiri?

Biasanya ketakutan dengan berat badan yang naik itu disebabkan oleh anggapan-anggapan bahwa gemuk itu jelek, tidak menarik secara seksual, ataupun gak PD karena sering dibilang gemuk oleh temen sendiri.

Sebetulnya menjadi gemuk itu bukan masalah. Bahkan di beberapa masyarakat, salah satunya orang Arab di Israel menganggap bahwa gemuk itu simbol fertilitas (kesuburan) dan simbol kewanitaan. Bahkan pada kelompok masyarakat di Mauritania, wanita gemuk adalah wanita cantik dan simbol dari kemakmuran.

Kecantikan KUTILANG (Kurus Tinggi dan Langsing) yang menganggap bahwa cantik itu harus kurus semampai biasanya terjadi pada masyarakat industri, lewat media nilai-nilai tersebut terinternalisasi. Seringkali kita lihat di media terutama televisi menampilkan wanita kurus sebagai wanita yang cantik dan bahkan sering jadi rebutan laki-laki, sedangkan perempuan gemuk identik sekali dengan perempuan tua dan perempuan kelas bawah ataupun di TV biasanya hanya jadi bahan olok-olokan dan bully.
Body Image seperti di standarkan oleh media.

Kenapa?

Satu hal yang saya tahu, ada kepentingan untuk menjual ketakutan dan mimpi. Lewat media, dibentuk lah standar bahwa perempuan yang cantik dan jadi rebutan lelaki kaya adalah perempuan yang kurus dan kalau di Indonesia sering bgt ditambah dengan ciri kulit putih. Menjadi perempuan yang kurus dan putih menjadi mimpi hampir dari setiap perempuan. Lalu media juga menjual ketakutan. Ketakutan perempuan terhadap penuaan misalnya, identik dengan tubuh yang kendur dan gemuk. Sehingga ada anggapan bahwa perempuan yang gemuk itu kayak emak-emak.

Mimpi dan ketakutan menjadi komoditas yang sangat laku. Oleh karena itu kedua hal ini sangat sukses mendorong orang untuk menjadi konsumtif. Seperti make-up, obat pelangsing, susu pelangsing, obat pemutih dsb.

Apa yang terjadi pada dunia industri tersebut membawa dampak pada masyarakat dengan nilai yang berbeda. Pada kasus masyarakat tradisional Arab di Israel misalnya, nilai-nilai masyarakatnya berkontestasi dengan nilai-nilai baru dari peradaban industri. Akhirnya ada sebagian perempuan yang mengalami eating disorder atau gangguan makan.

Gangguan makan ini adalah gejala dari anorexia dimana orang yang mengalaminya mencoba untuk sesedikit mungkin untuk makan. Terkadang si penderita menetapkan aturan-aturan tertentu dalam makan, misal hanya sekali dalam sehari itu pun dengan porsi yang sangat sedikit.
Ketika mereka berhasil menuruti aturan-aturan yang menyiksa tersebut, mereka akan merasa heroik, bangga, karena telah berhasil menahan godaan makan. Hal ini biasanya berlangsung dalam waktu yang lama. Ciri utama dari penderita anorexia adalah mempertahankan berat badan dibawah normal.

Anorexia can be seen as an extreme development of the capacity for self-denial and repression of desire (Bordo)


Tentunya hal tersebut tidak baik untuk kesehatan, karena tubuh kita memiliki minimum kalori yang harus dipenuhi setiap harinya. Bahkan, ada kasus-kasus dimana penderita anorexia ini berakhir dengan kematian.

Tetapi apakah penyebab dari anorexia ini semata-mata karena konsumerisme patriarkis yang terinternalisasi lewat media?
Dan dengan begitu hanya ada di masyarakat era industri?

Penyebab dari anorexia tidak hanya semata-mata disebabkan oleh konsumerisme patriarkis karena well kita semua menonton iklan, film, dan telenovela yang sama, tetapi kan tidak semua dari kita terkena anorexia.

Pada dasarnya anorexia adalah gangguan jiwa, dan karakteristik dari gangguan jiwa adalah kecemasan yang berpola, atau kecemasan yang berlangsung dalam waktu yang lama.
Ada banyak hal yang bisa membuat orang cemas, hal ini bisa ditelusuri dengan bertanya langsung secara mendalam hal-hal yang berkaitan dengan life history si penderita dan memerhatikan konteks lingkungan sosialnya.

Menurut saya setiap gangguan jiwa bisa dikatakan idiom of distress, yaitu sebuah cara seseorang dalam mengekspresikan pengalamannya yang menderita. Bisa jadi seseorang menderita karena dibilang gendut atau gemukan oleh teman-temannya dan dalam waktu yang lama perkataan-perkataan tersebut membuat kecemasan dan penderitaan yang sangat berarti. Hal ini diperparah dengan konteks hidup masyarakat industri yang terus-terusan mempertontonkan wanita cantik dan yang disukai adalah yang kurus.

Bisa jadi anorexia sudah ada di era pra industri, meski begitu, anorexia lazimnya terjadi di masyarakat pasca revolusi industri.



Senin, 25 Februari 2019

Pentingnya Cita-Cita Bersama dalam Upaya Memerangi Hoax


Ketika anda tinggal di sebuah rumah yang penuh dengan kecoak lantas hal pertama yang ada dalam pikiran anda pasti mencoba untuk membasmi kecoak-kecoak tersebut menggunakan “obat-obatan” yang sering anda lihat di iklan, baik itu berupa spray pembasmi kecoak maupun dengan pewangi ruangan atau berbagai kamper yang bisa anda dapatkan di warung dan minimarket. Namun, ketika anda telah gunakan alat pembasmi tersebut nyatanya kecoak tidak juga mati. Mungkin hanya pingsan atau bisa jadi hanya pura-pura mati. Ternyata, kecoak-kecoak tersebut telah mengalami koevolusi sehingga tubuhnya menjadi resisten.
Ilustrasi kecoak diatas adalah gambaran dari masifnya hoax yang ada di Indonesia. Negri yang indah ini telah banyak dikotori oleh produsen hoax yang semakin konsisten dan terstruktur terutama sejak pilpres 2014. Indonesia yang merupakan rumah bagi kurang lebih 260 juta jiwa menjadi rumah yang kotor akibat kelimpahan hoax. Sebagian dari kita pun berpikir, bagaimana caranya membersihkan rumah yang besar ini dari kotoran-kotoran hoax?
            Ketika kita ingin membasmi hoax, maka kita harus mengidentifikasi dulu para produsen hoax dari tujuannya, bukan siapanya. Di tahun-tahun politik seperti ini, jelas para produsennya memiliki motif untuk merebut suara rakyat lewat pembodohan dan ujaran-ujaran kebencian terhadap lawan politiknya dengan narasi hoax. Ada dua perkara besar yang lahir dari hoax yaitu konflik dan perpecahan bangsa serta penghilangan fokus pada permasalahan-permasalahan yang sesungguhnya ada di Indonesia.
            Sebagai anak muda, sudah tentu kita harus optimis terhadap segala permasalahan yang ada di Indonesia demi masa depan bangsa kita yang lebih baik. Ingatkah kalian bahwa bangsa kita pernah menang melawan penjajah dan juga menumbangkan rezim otoriter yang telah berkuasa selama 32 tahun di tanah air ini? Semua itu bisa dicapai karena bangsa kita memiliki cita-cita yang sama. Cita-cita untuk merdeka dan cita-cita untuk memperbaiki negri ini dari kekuasaan otoriter yang mencekal orang dalam berekspresi dan berpendapat.
            Begitu juga dalam melawan hoax, biang keladi yang membuat bangsa kita sering berdebat kusir dan hal-hal yang sama sekali tidak ada manfaatnya untuk kemajuan negri. Untuk masalah ini, kuncinya adalah cita-cita bersama. Kita selalu bisa karena kita mempunyai cita-cita yang sama. Menurut saya, pemerintah bersama para intelektual perlu untuk merumuskan invented tradition yang dapat membuat bangsa kita kembali bersatu. Bukan perkara mudah memang, tetapi bisa dipikirkan dan diusahakan. Jangan sampai pemerintah dan para intelektual justru ikut tenggelam dalam polarisasi ekstrem akibat hoax dan perang kepentingan.
            Menurut saya, menuju Indonesia emas 2045 perlu digaungkan oleh pemerintah serta pendapat-pendapat dari para ahli mengenai prediksi ataupun antisipasi untuk masa mendatang. Revolusi industri 4.0 pun perlu banyak disosialisasikan kepada masyarakat. Indonesia emas 2045 dan industri 4.0 perlu banyak untuk dikenalkan kepada masyarakat agar mereka mengetahui posisinya sekarang dan tantangan-tantangan apa saja yang bakal mereka hadapi di masa mendatang. Hal tersebut sangat penting mengingat bonus demografi yang akan Indonesia dapatkan di tahun 2020-2045, bila bonus demografi ini lewat dengan ketidaksiapan maka jelas akan terjadi bencana dimana jumlah usia tidak produktif setelah masa emas 2045 berjumlah lebih besar daripada usia produktif.
            Melawan hoax dengan memenjarakan para produsennya jelas bukan solusi yang tepat bagi bangsa kita, karena seperti ilustrasi diatas, para produsen hoax sudah resisten. Tidak mempan dengan laporan ke polisi. Ada beberapa hambatan, seperti prosedur yang berbelit-belit, pencucian tangan, minta maaf dan klarifikasi, serta sulitnya melacak pelaku hoax. Bisa juga dikatakan, pembuat hoax baru dilapor tetapi hoaxnya sudah tersebar kemana-mana dan masyarakat sudah terlanjur mempercayainya.
            Kesimpulan saya, cara yang efektif dalam melawan hoax adalah dengan kerjasama antara pemerintah dengan para intelektual untuk merumuskan invented tradition, upaya untuk menciptakan cita-cita bersama. Hal ini kebetulan sejalan dengan Indonesia emas 2045 dan industri 4.0. Kedua momen tersebut dapat digunakan oleh pemerintah dalam menyatukan bangsa Indonesia yang sekarang banyak terjadi konflik atas polarisasi ekstrem dari hoax politik belakang ini. Kedua momen tersebut harus disosialisasikan dengan gencar agar masyarakat dapat bersatu bersama-sama membangun Indonesia dan dengan begitu, berita-berita hoax tidak akan laku dengan sendirinya. Masyarakat perlu disibukkan untuk mencintai negaranya, dengan pengetahuan-pengetahuan yang membangun.