Sabtu, 24 Juli 2021

Sinopsis Film The Shining ala Nabsaurus

Hola a todos! Feliz fin de semana!!

Hari ini aku mau tulis sinopsis film The Shining sebuah adaptasi dari novel Stephen King dengan judul yang sama, dan distradarai oleh Stanley Kubrick. Hal utama yang harus kalian tau adalah untuk bisa memahami film ini kita harus memahami dulu sutradaranya gaiss tapi gak perlu sampe deep lho hehe. Jadi, sedikit aja tentang Stanley Kubrick dalam film ini, ia memiliki pendapat bahwa setan itu adalah lambang optimisme manusia karena adanya kehidupan sesudah kematian. Jadi dalam film ini, setan gak keliatan ganas sih, biasa aja. Bedaaaa bgt sama film horror yang setannya jahat, disini setan gak begitu berpengaruh terhadap manusia, ia hanya menjadi trigger. Wihhh, horrornya dimana dong? Tetep ada horrornya dan kelen harus nonton serta menganalisis sendiri ya wkwkwk. Disinilah film The Shining menjadi film horror yg relate dan keren abizz.

            Film ini berkisah tentang seorang penulis yang memiliki pekerjaan sampingan sebagai caretaker sebuah hotel yang akan ditutup selama musim dingin. Hotelnya bernama Overlook, hotel tua yang mevvah dan memiliki banyak ornament suku Indian didalamnya. Pada saat interview pekerjaan, Jack Nicholson yang berperan sebagai Jack sudah diperingatkan oleh pengelola hotel bahwa pekerjaan ini berat. Gak semua orang mampu karena terisolasi selama musim dingin merupakan hal yang sulit. Depressing. Bikin stress. Sang pengelola hotel juga memperingatkan Jack bahwa caretaker sebelumnya, Gradey mengalami mental breakdown sampai-sampai ia membunuh keluarganya lalu bunuh diri.

            Dengan segala cerita masa lalu yg mengerikan itu, Jack tetap bersikeras untuk mendapatkan pekerjaan tersebut tanpa memberitahu tahu terlebih dahulu tentang masa lalu hotel tersebut kepada istrinya. Sebulan pertama aman, tapi bulan-bulan berikutnya nggak wkwk. Ada adegan-adegan yang menegangkan, ada setan juga. Tapi adegan menegangkan itu bukan karena setannya usil gais.

Film yg berdurasi kurang lebih dua jam ini sejujurnya bikin aku bingung, ini kok ada setan tapi setannya b aja siehhh. Aku nunggu setannya beraksi ternyata gak ada gengsss.

Yg harus kalian tau adalah…

Film yang bergenre horror ini berpusat pada ke-horror-an sisi gelap yg ada dalam diri manusianya. Dalam diri setiap manusia, ada sisi “baik” dan ada sisi “jahat”. Setan dalam film ini hanya mentrigger sisi jahat manusia, kalau memang orang itu memiliki sisi “jahat” yg dominan maka akan berakhir dengan kekerasan yg tragis. Kalau memang ia memiliki sisi dominan itu “baik” maka kemungkinan dengan segala tekanan dan kekerasan yang dialaminya, meskipun terlihat lemah sekalipun ia dapat menang dari sebuah ancaman kejahatan. Oleh karena itu, tragedi horror ini bisa relate dengan siapapun.

            Selain manyinggung sisi normal dan sisi kelam manusia, film ini juga menyiratkan isu kolonialisme, rasisme, dan misoginis. 

Misoginis adalah orang yang memiliki rasa tidak suka atau memiliki kebencian yg tidak masuk akal terhadap wanita. Hmmm gitu. Jadi sisi jahat Jack itu keliatan ya gengsss, suka merendahkan wanita meskipun itu istrinya, pasif agresif, rasis (tidak empatik dan tidak menghargai kebudayaan lain), menganggap dirinya superior dan gak mampu mengendalikan emosi.

 

Menurut aku ini keren bgt. Gak seperti film horror kebanyakan dimana org yg innocent selalu kerasukan dan menyerang org innocent lainnya. Di film ini, manusia yg ketrigger dg setannya itu emang dari awal sudah BAD BAD  BAD BAD person… 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar