Hola a todos! Feliz fin de semana!!
Hari ini aku mau tulis sinopsis film The Shining sebuah
adaptasi dari novel Stephen King dengan judul yang sama, dan distradarai oleh
Stanley Kubrick. Hal utama yang harus kalian tau adalah untuk bisa memahami
film ini kita harus memahami dulu sutradaranya gaiss tapi gak perlu sampe deep
lho hehe. Jadi, sedikit aja tentang
Stanley Kubrick dalam film ini, ia memiliki pendapat bahwa setan itu adalah
lambang optimisme manusia karena adanya kehidupan sesudah kematian. Jadi dalam film ini, setan gak keliatan ganas sih, biasa
aja. Bedaaaa bgt sama film horror yang setannya jahat, disini setan gak begitu
berpengaruh terhadap manusia, ia hanya menjadi trigger. Wihhh, horrornya dimana
dong? Tetep ada horrornya dan kelen harus nonton serta menganalisis sendiri ya
wkwkwk. Disinilah film The Shining menjadi film horror yg
relate dan keren abizz.
Film
ini berkisah tentang seorang penulis yang memiliki pekerjaan sampingan sebagai caretaker
sebuah hotel yang akan ditutup selama musim dingin. Hotelnya bernama Overlook,
hotel tua yang mevvah dan memiliki banyak ornament suku Indian didalamnya. Pada
saat interview pekerjaan, Jack Nicholson yang berperan sebagai Jack sudah
diperingatkan oleh pengelola hotel bahwa pekerjaan ini berat. Gak semua orang
mampu karena terisolasi selama musim dingin merupakan hal yang sulit.
Depressing. Bikin stress. Sang pengelola hotel juga memperingatkan Jack bahwa
caretaker sebelumnya, Gradey mengalami mental breakdown sampai-sampai ia
membunuh keluarganya lalu bunuh diri.
Dengan
segala cerita masa lalu yg mengerikan itu, Jack tetap bersikeras untuk
mendapatkan pekerjaan tersebut tanpa memberitahu tahu terlebih dahulu tentang
masa lalu hotel tersebut kepada istrinya. Sebulan pertama aman, tapi bulan-bulan berikutnya nggak
wkwk. Ada adegan-adegan yang menegangkan, ada setan juga. Tapi adegan
menegangkan itu bukan karena setannya usil gais.
Film yg berdurasi kurang lebih dua jam ini sejujurnya
bikin aku bingung, ini kok ada setan tapi setannya b aja siehhh. Aku nunggu
setannya beraksi ternyata gak ada gengsss.
Yg harus kalian tau adalah…
Film yang bergenre horror ini berpusat pada ke-horror-an
sisi gelap yg ada dalam diri manusianya. Dalam diri setiap manusia, ada sisi “baik” dan ada sisi “jahat”. Setan
dalam film ini hanya mentrigger sisi jahat manusia, kalau memang orang itu
memiliki sisi “jahat” yg dominan maka akan berakhir dengan kekerasan yg tragis.
Kalau memang ia memiliki sisi dominan itu “baik” maka kemungkinan dengan segala
tekanan dan kekerasan yang dialaminya, meskipun terlihat lemah sekalipun ia
dapat menang dari sebuah ancaman kejahatan. Oleh karena itu, tragedi horror ini
bisa relate dengan siapapun.
Selain manyinggung sisi normal dan sisi kelam manusia, film ini juga menyiratkan isu kolonialisme, rasisme, dan misoginis.
Misoginis adalah orang yang memiliki rasa tidak suka atau memiliki kebencian yg tidak masuk akal terhadap wanita. Hmmm gitu. Jadi sisi jahat Jack itu keliatan ya gengsss,
suka merendahkan wanita meskipun itu istrinya, pasif agresif, rasis (tidak empatik dan tidak menghargai
kebudayaan lain), menganggap dirinya superior dan gak mampu mengendalikan
emosi.
Menurut aku ini keren bgt. Gak seperti film horror
kebanyakan dimana org yg innocent selalu kerasukan dan menyerang org innocent
lainnya. Di film ini, manusia yg ketrigger dg setannya itu emang dari awal
sudah BAD BAD BAD BAD person…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar