Hai gaiiis aku The Great Nabsaurus
yang lucu dan imut tapi suka swing mood bakal nulis artikel tentang my PMS. Sebenarnya tidak ada penjelasan ilmiah mengenai gejala-gejala PMS, nah makannya aku mau berbagi pengalaman personal tentang PMS supaya kita bisa
relate dan mungkin kalo kalian mengalami gejala serta pengalaman yang berbeda boleh banget komen
di kolom komentar ya netizen yang cantik dan budiwati.
(Duhh kayanya asik gak sih curhat pengalaman pas PMS! Bisa berbagi pain, I mean we are not a freak who got mad over nothing right? We must be have this deep wound and it need to be released!)
Sebelumnya, PMS itu singkatan dari
Premenstrual Syndrome. Jadi bukan pas keluar darahnya ya. Kalau pas keluar
darahnya itu disebut Menstruasi.
Biasanya gejala PMS itu muncul kurang lebih seminggu sebelum waktunya menstruasi. Dari mana sih aku tahuu?
Dari aplikasi Flo, di aplikasi tersebut aku bisa nge-track perkiraan waktu mens
dan juga memastikan kenormalan siklus mens yang aku alami.
Apa sih yang aku alami pada hari saat-saat mau mens? 1. AMARAHHHHH... 2. AMARAHHHH 3. BENCANAAA
Ketika PMS melanda dengan serangan yang tak kasat mata, muncullah amarah yang meluap-luap, feel irritated and horny at the same time hadehh...
Ketika PMS, biasanya aku terbayang-bayang wajah orang-orang yang memuakkan, atau yang pernah menyakitiku di masa lalu (hiks)
Aku merasa sedih, kesal, dan marah. Terkadang bila aku menahan amarahku, kesedihan itu hadir ke dalam mimpi dan membuatku menangis dalam tidurku. Aku tahu karena beberapa kali bangun dengan mata lepek dengan sisa sesenggukan dan kesedihan dari dalam mimpi.
Terkadang, bila aku alpa dengan kesabaranku, dan mengikuti kelemahanku, aku meluapkan amarah dengan berkata-kata yang mampu menusuk tempurung kura-kura.
Tentu ini tidak baik karena aku tidak mau menyakiti siapapun.
Selain amarah dan kesedihan, gejala PMS itu horni pake banget alias horni kuadrat. Sebagai manusia yang tidak boleh diperbudak oleh hawa nafsu aku pun harus banget menahan-nahan rasa ini. Yaa masterbate is a good choice lol. BTW horni yang terus-terusan ini turut berkontribusi dalam situasi bad mood karena perasaan horni tersebut tidak terlampiaskan dengan tuntas dan paripurna. Kenapa nggak tuntas? for me as a woman, i prefer intimacy than a mere orgasm. huh
Intinya Ketika PMS aku yang lucu dan imut ini bisa menjadi alligator
annihilator handal yang menguji kesabaran dan mental orang-orang di sekitar.
Tentu aku tidak bangga dengan itu,
Oleh karena itu, di usiaku yang 25
tahun ini aku mau ngebagiin tips ketika PMS agar wanita bak malaikat seperti kita
tidak berubah menjadi alligator annihilator handal tersebut.
Yang pertama, aku menyibukkan diri
dengan aktivitas. Lebih sibuk daripada ketika hari-hari selain PMS. Aku menyibukkan
diri dengan aktivitas-aktivitas yang menyenangkan seperti olahraga pilates dan Zumba.
I feel so happy after Zumba! Aku juga menambah waktu berjalan kaki diluar dengan
alas an mau beli makan atau ke tempat fitness.
Olahraga yang lain juga bisa ya, yang
namanya olahraga itu bener-bener ningkatin mood banget lhoooo! Sekadar jalan
kaki pun hati lebih tenang daripada diem di kamar seharian.
Yang kedua, minta maaf. Kalau keceplosan
marah-marah jangan lupa minta maaf. Mengakui
kesalahan dan kelemahan adalah hal yang jujur dan lebih baik daripada marah
terus-terusan. Kalau kita marah-marah orang lain pasti tersinggung oleh karena
itu kita harus mau menjelaskan alasan kita marah-marah dengan jujur dan tetap
berusaha menghargai perasaan orang lain. Insya allah orang-orang disekitar kita
pengertian. Lagian sebulan sekali doang kok saltynya hehe.
Yang ketiga, menulis. Aku menulis
jurnal harian sebetulnya tiap hari sih. Tapi aku ngerasa pas PMS, nulis jurnal
itu mampu bikin pikiran aku kalem lagi. Jadi, daripada pikirannya kemana-mana
inget yang pait-pait mending dialihkan ke menulis atau aktivitas kreatif
lainnya.
Intinya kalau PMS aku berusaha
jauh-jauh dari gabut deh hehehe.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar