Rabu, 07 Juli 2021

Sinopsis Series “Ratched” Season 1 a la Nabsaurus

 

            Sebelum kalian nonton series yang merupakan karya oleh para kreator dan produser dari American Horror Story ini, aku cuma mau memperingatkan. Kalau-kalau nanti kalian akan jatuh cinta dengan seorang troublemaker seperti Edmund Tolleson yang diperankan oleh Finn Wittrock.

Eh tapi jujur deh. Sebelum kita bahas seriesnya, kalian perempuan pernah gak sih jatuh cinta dengan seorang laki-laki yang kehidupannya tidak terkontrol? Laki-laki yang tingkahnya berbeda dari manusia kebanyakan. Frankly, I did…

“…He is a dangerous man and my feminine side love it, because I feel needed badly”. Signora Nabsaurus.

But I quit, that kinda guy only last for short time my ladiesss… hahaha Of course I have designed my future and my priorities.

            Okkk back to the series… Ratched! Series ini berkisah tentang dua orang kakak beradik (bukan biologis) yatim piatu dimana masa kecil kedua kakak beradik ini begitu kelam dan menyiksa batin serta fisik mereka. Kakaknya bernama Mildred Ratched, perempuan yang berprofesi sebagai perawat. Ia adalah perawat pemberani sekaligus lemah karena kerap membunuh pasiennya demi menghentikan keputusasaan dan derita yang dialami oleh sang pasien. (Uwhooowwww)

Sejak kecil Ratched adalah seorang yatim piatu yang berpindah dari satu rumah ke rumah lainnya, hingga ia bertemu dengan anak laki-laki yang kelak menjadi adiknya yaitu Edmund Tolleson. Naasnya, keluarga angkat mereka mengadopsi anak dengan motif mendapatkan tunjangan dari pemerintah semata. Praktik kekerasan yang dilakukan oleh keluarga angkat tersebut menciptakan pribadi Ratched dan Edmund yang berbeda dari orang kebanyakan. Ratched tumbuh menjadi seorang wanita yang sering berbohong demi mendapatkan apa yang diinginkannya termasuk pekerjaannya sebagai perawat dan Edmund menjadi sosok sane sekaligus insane. Ia tidak gila tetapi ia sanggup melakukan hal yang gila. Untuk detailnya silahkan ditonton ya gais. Seperti Midsommar hehe. Cerita Ratched dan Edmund ini menunjukkan bahwa lingkungan dan pola asuh sangat mempengaruhi masa depan seorang anak. Tentunya, kedua kakak beradik ini mengalami trauma yang membentuk kepribadian dan kepedihan yang terus dibawa seumur hidupnya. Hiks...

Pada suatu hari di sekitar tahun 1947, Edmund Tolleson melakukan hal yang membuat masyarakat Katolik sangat geram dan menginginkan Edmund supaya dihukum mati gais. Nahhhhh di season pertama ini Mildred Ratched bertekad untuk menyelamatkan adiknya, satu-satunya keluarga yang ia miliki dengan bekerja di sebuah rumah sakit jiwa sebagai perawat di tempat Edmund akan diperiksa kejiwaannya. Ratched menyusun rencana dan dengan kepintaran verbalnya ia mendapatkan pekerjaan itu (padahal tidak ada posisi yang dibutuhkan lho gaisss). Buat lo yang lagi cari kerja (gue juga sieehh wkwk) boleh banget nih meniru Ratched. She is clever and confident!

Namun rencana yang dibuat oleh Ratched tidak semulus yang diharapkan. Dan yang membuat rencana itu berantakan adalah Edmund sendiri. Nah lhoooo kok bisa sihh?!! Penasaran khannnn kok bisa orang yang mau diselamatkan dari hukuman mati malah merusak rencana itu?! Gak habis thinking khan, abis baca sinopsis ini boleh lah kelen nonton. Seru gaiss!

Selain itu, film ini juga buat aku visually pleasing ya kecuali untuk adegan pembunuhannya wkwk. Tapi gak serem-serem amat kok gais. Aku suka setting waktu yang mengajak kita kembali ke tahun 1940-an dan lokasinya di sebuah rumah sakit jiwa. Tidak seperti rumah sakit yang lain, tempat ini bagus dan mewah. Ditambah dengan pakaian ala ala gaun, rambut, dan topi yang cantik sekale. Colorful. Tapi tetep serem gais. Boleh diinget ini tahun 1940-an, dimana IPTEK belum berkembang seperti sekarang. Lesbian masih dianggap gangguan jiwa dan rumah sakit itu mencoba untuk menyembuhkan lesbian. How? Tentu, dengan praktik penyembuhan yang agak sadis dan tidak masuk akal.

Awalnya nonton series ini aku kira semuanya gila gais, bukan cuma pasiennya, termasuk dokternya juga. Lulz. Ratched pun awalnya keliatan gila, perwakilan pemerintah yang gila voting juga kayanya psikopat karena sanggup melakukan hal-hal sadis demi mendapatkan dukungan masyarakat, serta perawat yang iya iya aja disuruh melakukan treatment gila oleh dokter. Gua bingung kok gila semua. Apa jangan-jangan ini series kebalik gais. Yg waras jadi pasien dan yang gila malah jadi otoritas wkwk. Ngeri bgt woii… Tapi untungnya series Ratched tidak sejauh itu. Meskipun semua orang di dunia ini memiliki gangguan mental dengan spektrum yang berbeda-beda, series ini menyajikannya dengan cukup masuk akal dan dapat dimengerti.

Selain kelebihannya dalam menyajikan visual yang menarik dengan alur yang greget, series ini mendapatkan kritik yang lumayan keras dari segi penggambaran tokoh seorang Ratched. Disebutkan bahwa series Ratched yang diadaptasi Netflix ini tidak sesuai dengan karakter Ratched yang sesungguhnya. Perlu kita ketahui bahwa series ini diadaptasi dari sebuah novel karangan Ken Kesey yang berjudul “One Flew Over the Cuckoo’s Nest”. Novel tersebut menceritakan sebuah kesuraman hidup pada masanya dimana banyak manusia yang tersiksa karena peraturan dan ketertiban birokrasi. Nah, temen-temen, aku pun belum baca novelnya tapi nanti pasti akan ku baca ya. Aku dapat dari sumber internet bahwa suster Ratched yang digambarkan dalam novel adalah orang biasa. Manusia normal yang menjadi bagian dari birokrasi. Ia dinilai cukup pedih, justru karena kenormalannya itu. Nah, sungguh berbeda dengan adaptasi Netflix yang menggambarkan suster Ratched sebagai sosok anomali karena sejak kecil hidup dalam kemiskinan dan kekerasan.

Aku jadi penasaran nih, mau baca novelnya dan juga filmnya yang rilis pada tahun 1963 dengan judul yang sama. “One Flew Over the Cuckoo’s Nest.”

Sembari menunggu season keduaaa~ See you~


Jumat, 02 Juli 2021

Sinopsis Film “I Care A Lot” a la Nabsaurus



Haiii teman-temann sepernumpangan Netflix-kuuuuu. Kali ini aku mau bikin sinopsis film “I Care A Lot” yang berkisah tentang Marla, seorang guardian yang bekerja merawat orang jompo. Nah, bagi kalian yang ingin terjun kedalam karir perjompoan boleh nih belajar dari Marla. Ooops haha.

Marla ini digambarkan sebagai seorang cewek yang tidak takut apapun dan memiliki determinasi serta fokus yang tinggi dalam mengemban karirnya. Hal ini termotivasi dari gagasan bahwa hidup kalau tidak memangsa yaaa berarti dimangsa. Kalau tidak menindas yaaa berarti menindas. Begitu kata jeunnngggg Marla. 

Film yang bergenre dark comedy ini memiliki karakter mafia yang gak serem-serem amat layaknya di film John Wick gais. Meski begitu, tetap ada adegan ancaman dan upaya pembunuhan yang dilakukan oleh mafia tersebut terhadap Marla. Ancaman dan upaya pembunuhan ini dibalas oleh Marla, penasaran bgt gak sihh alurnya bagaimana kok bisa seorang wanita bersama satu rekannya membalas perbuatan bos mafia. Uhuuu... Marla bukan tipe cewe yang dibentak nangis ya gaiss. wkwk haduu jauh bgttt dhhhh 

Jadi, Mafia itu tidak membuat hati Marla terenyuh. Tidak sedikitpun energi ambisius Marla dalam mempertahankan karirnya menciut. Malah sebaliknya. Pertarungan strategi yang sengit dengan bos Mafia itu seperti bensin bagi api ambisi Marla. Uwowwwwww. The power of DETERMINASI alias keteguhan hati gaiss.

            Selain kekuatan dari karakter utamanya, film ini juga menarik karena dikatakan oleh berbagai sumber sebagai sebuah kritik terhadap dunia kesehatan. Saya setuju, ada konspirasi antara dokter dengan sang guardian dan dalam dunia kesehatan, kita harus jeli bahwa syarat dan ketentuan untuk mendapat perawatan yang proper masih berlaku gaisss. Bagi kalian yang tertarik seputar dunia kesehatan dan bisnis boleh banget nonton film ini.

Jumat, 18 Juni 2021

Elmore Flood

 


[Sefruit FanFic untuk kartun kesayangan aku, The Amazing World of Gumball. Jadi ceritanya, Elmore ini mengalami banjir karena hujan deras menurut penuturan seorang pria kelinci berwarna pink bernama Richard Watterson].

           

Dengan mulut bulatnya, seorang lelaki kelinci berwarna pink dan bertubuh gendut berteriak “Banjir! Banjir!” sembari menikmati juice jeruk diatas bebek karet tak lupa mengenakan kacamata renang yang dilekatkan diatas kepalanya. Ia terus berteriak “Banjir! Banjir! dengan sesekali menyeruput juice jeruk yang entah darimana ia dapatkan. Disekitarnya tampak beberapa mobil terendam, ikan berloncat-loncatan serta peralatan-peralatan rumah tangga yang mengalir seperti harta karun yang pasrah mengikuti arus air. Gumball dan Darwin Watterson kerap mengambil beberapa barang terutama komputer dan video game yang sejak dulu diinginkannya. Namun betapa menyebalkannya ketika semua barang yang ditemuinya sudah rusak dan tidak berguna.

Dengan satu gigi didepan mulutnya serta setelan jas penganggurannya bunny Pink yang diketahui bernama Richard Watterson itu berkata

“Menikmati juice jeruk sambil berenang diatas banjir tidaklah buruk”

“Kau tahu apa yang lebih buruk dan paling mengecewakan pada saat banjir?” lanjutnya.

“Yaitu ketika ada banyak sekali air yang terlihat seperti susu coklat tapi kau tak bisa meminumnya”. Gumam pria kelinci itu sambil menyerok air banjir dengan tangannya lalu mencicipinya.

“Hmm.”

“Ini bukan cokelaatttt!!!” Teriaknya lagi sambil mengais sisa-sisa makanan yang terseret arus banjir.

Sementara itu, salah seorang anggota keluarga Watterson, yaitu Darwin Watterson,yang merupakan spesies gol d fish berkaki melihat kelakuan Richard lalu mengatakan “but, mr. Dad meskipun bukan coklat sungguhan tapi ini sangatlah unik kita bisa berenang diseluruh kota! Betapa menyenangkannya! Kita tidak perlu mengeluarkan uang untuk membayar karcis di tempat renang”

“Iya kan Gumball.” Tambahnya.

“Yeah bung, itu sangatlah benar. Kita tidak perlu membayar karcis yang akan menjadi profit bagi para developer konstruksionis properti jahat itu.”

“devepoler konstruksinis jahat?” tanya Darwin kepada Gumball penasaran.

“Apakah yang kau maksud itu, ayah Penny?.” Tanyanya lagi sambil menunjuk ke arah Mr Fitzgerald.

Dengan menunjuk kearah langit dan gaya sok tahunya, Gumball menjawab “MMh bukan. Maksudku adalah sebuah institusi profit yang tidak memperhatikan keseimbangan ekosistem serta daya beli masyarakat demi terwujudnya margin yang fantastic.” Terang Gumball Watterson, anak pertama dari keluarga yang sempurna tapi kebalikannya itu.

Di tengah perbincangan tiba tiba terdengar suara geraman kucing biru yang merupakan ibu sekaligus kepala rumah tangga Watterson, yaitu Nicole Watterson.

Dengan suara gemerutuk dari gigi-giginya namun dipaksa-paksa untuk terdengar sabar, Nicole berkata “Richard, can you now please stop eating people leftover?” “Aku khawatir terhadap perutmu dan aku juga khawatir terhadap pandangan tetangga yang sekarang memerhatikanmu sedang memakan sampah!!! Suaranya memekik.”

            Dengan satu plastik sampah makanan dibelakang ban karetnya, Richard Watterson mengatakan “Hmm, baiklah.”

    Tidak biasanya Nicole berkata kasar seperti itu kepada Richard. Dengan mata bulat berkaca-kaca, Richard yang memiliki mulut, perut, hingga kaki yang bulat itu pun bernyanyi ditengah genangan banjir.

“Bagaimana kau tahu perasaanku,

Yaitu ketika banjir datang menghampiriku,

Aku selalu me mi kir kannnnmuu…

Oh betapa indahnya susu coklat itu.

 

Biarlah hanya menjadi angan-angan

Betapa susu coklat yang menawan

Terlahir dari rintik hujan-hujan…

Oh alangkah Tuhan sangat dermawan…”

 

            “Gumball can you please tell mr Dad that flood is not a milk chocolate?” Pinta Darwin sembari berbisik.

            “Sure Darwin.”

            … (15 sec ago)

            “Do it Gumball.”

            “Oh Darwin, aku sudah berpikir keras sampai otakku menangis namun tidak juga menemukan solusinya.”

    “Bagaimana kalau kita membantu mewujudkan impian Mr Dad menjadikan banjir ini susu coklat?” Tambah Gumball.

“Ide yang menarik, tapi bagaimana?.”

    Gumball dan Darwin pun berpikir keras bagaimana caranya mengubah air banjir menjadi susu coklat. Saking kerasnya berpikir, otak Gumball sampai-sampai resign dan kabur mengikuti arus banjir bersama sampah-sampah yang lain.

“Oh tidakk, kembali kauu sialan.” Teriak Gumball. Sementara Darwin hanya berteriak “AAAAAAAAAAAA” (selama satu menit).

“What should we do? What should we do??!” panik Darwin.  

Berhentilah berteriak Darwin, kita harus mengejar otakku.

            “Kembalilah otak aku hanya ingin kau berpikir sebentar saja!” Teriak Gumball dengan tergopoh-gopoh ia merakit berbagai jenis sampah yang ada menjadi sebuah perahu kecil.

Namun sia-sia, ia tidak punya otak untuk membuat sebuah perahu kecil yang sederhana.

    Dengan cepat Darwin mengatakan, “Aku rasa kau bisa memegang erat punggungku karena aku bisa berenang dengan cepat.” Ajak Darwin.

            “Kau jenius Darwin. Aku lupa bahwa kau adalah gol d fi…” Belum sempat menyelesaikan kalimatnya Gumball telah berenang diatas punggung Darwin.

Darwin begitu cepat dan lincah dalam hal berenang dan saking lincahnya, ia tidak memperhatikan bahwa selama perjalanan wajah Gumball tergores dan terbentur berbagai barang dijalan termasuk yacht milik ayahnya sendiri.

            “Apa kau bisa sedikit lebih pelan Darwin?.” Pinta Gumball dengan wajah penuh memarnya.

            “Oh, maaf Gumball.” Sahut Darwin dengan wajah cutenya.

            “Heyy! Lihatlah itu, disebelah kiri!” Teriak Gumball.”  

Otak itu terlihat sedang duduk ringkih di persekatan sistem drainase air yang menuju kebawah tanah. rupanya ia sudah pasrah.

"Oh, Otak, kumohon, kembalilah. Aku berjanji tidak akan membuatmu berpikir hal yang sulit lagi, maafkan aku karena telah berasumsi bahwa kau akan pintar pada waktunya."

Otak itu pun terlihat marah dan mengatakan "APA KAU SANGAT BODOH SAMPAI MENYURUHKU UNTUK MEMIKIRKAN HAL YANG MUSTAHIL SEPERTI MEMBUAT BANJIR MENJADI SUSU COKELAT!" *SLAP*

 

-the end-

Jumat, 22 Januari 2021

Jurus Jitu Membatalkan Janji Kencan

 



Hola a todos.

Hari ini aku mau ngomongin cara ampuh  membatalkan janji kencan. Artikel ini sangat berguna bagi kalian spesies homo pehape yang ingin sekali tiba-tiba membatalkan janji kencan dengan seseorang tanpa alasan. Jup. Tidak ada alasan apapun, pembatalan ini murni ketika seseorang sedang berubah mood saja.

Sebelum itu, aku mau menjelaskan berdasarkan penelitilan yang aku buat sendiri beberapa menit yang lalu mengenai pembatalan janji kencan. Permasalahan penelitilan ini seputar Kenapa harus mengajak kencan kalau akhirnya dibatalkan juga? kenapa seseorang bisa dengan mudah  banget  berubah mood dan dengan mudahnya membatalkan janji? Bagaimana seseorang yang sangat bitchy dan moody dapat menjalankan kencannya dengan lancar?

Berdasarkan pengalaman dari seorang informan bernama Sosna, ia mengaku mengajak kencan beberapa pria lewat situs online karena merasa bosan dirumah selama karantina pandemi COVID 19. 

Saya bertanya kepada Sosna, "Apa yang membuat Anda berani untuk mengajak kencan padahal ujung-ujungnya dibatalkan juga?"

Ia menjawab, "Sebetulnya karena kesepian sih karena hubungan saya sudah kandas awal pandemi lalu. Saya rindu untuk mendapatkan sensasi pacaran lagi, saya ingin afeksi."

Saya pun merespon dengan menjawab “oooh gitu ya.”

Lalu saya bertanya lagi kepada Sosna, “Mengapa anda dapat membatalkan janji kencan dengan mudahnya hanya karena tidak mood lagi?”

Ia menjawab. “Jadi begini Miss, perempuan itu kan kita tau ya, kita ini ngomong A lima menit kemudian kita denial dengan A. Aku bukanlah diriku yang lima menit lalu. Gitu lho miss, jadi jangan salahkan saya kalau cepat berubah mood, memang sudah tabiatnya begituu. Jadi kalau saya merasa kesepian ya saya update status di FB, Story WA, Line, Twitter “bosan” atau DM langsung. Ketika sudah dapat yang ingin bertemu ya saya senang. Tapi ya itu, lima menit kemudian saya mager.”

Saya pun merespon jawaban Sosna dengan nada terheran-heran, “Oooh gitu ya.”

Dengan menyeruput pisang goreng dan memakan kopi, pertanyaan terakhir pun saya ajukan. “Mbak Sosna, bagaimana seorang yang sangat moody dan bitchy seperti anda pernah menjalani hubungan yang lancar? Saya asumsikan anda pernah memiliki hubungan yang lancar sebelum pandemi ini?”

Sosna pun menjawab, “ya betul Miss, saya pernah memiliki hubungan yang lancar dengan seorang besar selama empat bulan persis sebelum pandemi. Ya gitu, saya selalu menepati janji dengan día karena buat saya día besar worth it. Dia bermanner, bersih, dan wangi, gondrong, hitam, beruban, rajin olahraga, gitu dh. Sebetulnya tergantung cowoknya sih ya Miss, ada yang udah chat terus dia menyinggung hati saya, yaudah akhirnya saya pehapein aja, atau annoying yaudah read aja dia kayak koran lampu ijo, atau ada yang jelek pas di VC yaudah saya block langsung tanpa babibu.”

Berdasarkan kasus Sosna, seorang perempuan memang sudah tabiatnya alias dari pabrikannya moody. Kalau mau protes ya berarti bisa langsung ke Tuhan. Kalau gapunya Tuhan alias pembacaku ini agnostik atau athiest yaudah terima aja hasil evolusi selama jutaan tahun ini dengan dada lapang dan senyuman meringis. Hihi. Selain faktor moody, manner dan fisik laki-laki pun yang dinilai selama proses chat menjadi bahan pertimbangan yang cukup signifikan. Laki-laki yang tidak masuk kriteria fisik, annoying, tidak sabar, tidak sopan akan dengan mudah diabaikan perempuan. Kenapa? Gak worth it kok. Untuk apa dandan cantik-cantik, cuma buat ketemu orang yang gak bisa menghargai kita?

Oleh karena itu, saya alias Miss Nabsaurus yang cute dan cute quadrat ini akan membagikan tips jitu membatalkan janji kencan.

1.      Tiba-tiba jadi anak kesayangan orang tua. Gengs, orang tua itu ampuh banget untuk dijadikan alasan apapun termasuk batalin janji kencan. Yahhh, meskipun anda bukan anak kesayangan, meskipun dari SD waktu Persami gak pernah ditengok boro-boro dijemput, gak pulang-pulang sampai hari Senin juga orang tua gak peduli. Bodo amat. Gunakan kartu orang tua, cyatt, you can say anything like “aku gabole keluar sama orang tua.” Huhuuu. Even you don’t have parents, tetap gunakan alasan ini. BIlang aja ada mami angkat atau mami baptis yang strict abis. Dates kamu pasti bakal ngertiin kok masalah orang tua gabisa diganggu gugat.

2.      Bokek dan gak ada kendaraan. Nah alasan ini cenderung ampuh untuk laki-laki. Pokoknya lu bilang aja bokek, gak ada motor, gak ada mobil. Cewe auto mundur seribu langkah kok.

3.      Ansos dan memiliki masalah kesehatan mental. Masalah kesehatan mental ini lagi ngetrend banget ya gengs. Sangat sabi menggunakan kartu ini karena orang pasti bakal ngerti keadaan kamu dan membiarkan kamu memiliki waktu sendiri untuk healing.

4.      Mens. Dahlah gausah dielaborasi. Ppft. Cowo pasti bakal langsung Offline WA sedetik setelah kamu bilang lagi mens. Hihihi.

5.      Hujan. Nah alasan terakhir ini sangat luarrrr biasa ya gengss karena Sudah puluhan tahun kita tinggal di Indonesia dengan iklimnya tapi tetep aja masih banyak yang kaget dengan hujan. Masih suka telat ke sekolah karena hujan, males-malesan karena hujan. Ketika hujan turun, mager lah kita semua untuk bangun dari kasur yekan. Pokoknya hujan itu selalu jadi alesan gak produktif. Hal ini sebetulnya cukup berguna karena bisa kita memanfaatkan hujan sebagai tameng kebiadaban kita yang sedang ingin membatalkan janji dengan doi. Tapi tenang, sebagai homo pehape yang mageran dan seneng koloran daripada dandan, kita gak perlu hujan beneran untuk membatalkan janji kencan. Ya bilang aja “hujan nih bang”, gabisa dibilang bohong karena ya bisa jadi hujan tapi di belahan dunia lain. Atau bahkan hujan yang dimaksud adalah kiasan dari hati yang sedang kelabu?

 

Itulah tips dari saya, semoga kita semua cepat ditemukan dengan FWB yang besar worth it.

Bercandaaaaaa zeyeng. <3



Senin, 19 Oktober 2020

Por la Mañana

Hola a todos.. Ini aku iseng iseng ya bikin short story in spanish.. Soalnya aku lagi belajar.. Nanti kedepannya bakal posting lagi cerita2 singkat begini wkwk. Luv. 

Kukuruyuukkkk... 08:00 AM. 
Shakira necesita comer ahora. Ella necesita trabajar hoy. 
Shakira: El señor Pique,  yo quiero una ensalada con salt. 
Pique: Sí. Tu quieres un jugo de naranja tambien?
Shakira: No. Yo quiero agua por favor. 
Pique: Por que?
Shakira: Estoy enferma. Yo no quiero azucar hoy. 
Pique: okay. Shakira, como se llamas tu jefa nueva? 
Shakira: Toki, ella es de Italian. 
Pique: Su nombre es muy bien. Poco Toki en Italian. Ella tiene es madre interesante? 
Shakira: Por que? Madre? 
Pique: No pasa nada. 

Senin, 21 September 2020

Pencurian Organ Anak: Fakta atau Hoax?

Hola! Semangat woya gini semuanyaaa 

Hari ini aku mau nulis tentang isu penculikan anak dimana organnya akan dipreteli lalu dijual.

Ngeri banget gak sih?

Waktu pertama kali aku denger rumor ini, aku cuma bisa diem, no comment. Di satu sisi ngeri tapi disisi lain belum percaya aja karena blm liat sendiri. Lalu seminggu yang lalu ku cari lah tuh berita tentang isu organ stealing ini dan ternyata sudah dibuktikan bahwa gambar-gambar yang beredar lewat medsos itu hoax oleh pihak kepolisian. Jadi, gambar-gambar yang katanya itu adalah korban organ stealing, ternyata gambar orang lain dengan kasus yang berbeda. 

Tapi gak cukup cuma sampe disitu aja, kalian juga pasti bertanya-tanya “ngapain sih spreading isu yang ngga ngga, manfaatnya apa gitu lo?”

Kalo dari pihak kepolisian sih stop sampai bukti itu palsu.

Yak! Berhenti, pake titik gak pake koma. Aku cantik mirip Obama. Ikan hiu makan tomat.

Pfftt…

Lantas, The Great Nabsaurus aka me yang kool ini pun menemukan sebuah jurnal yang ngejelasin tentang rumor pencurian organ anak-anak yang ditulis oleh Nancy Scheper-Hughes pada tahun 1996 yang berjudul "Theft of Life: The Globalization of Organ Stealing Rumour." Penelitiannya di shantytowns Brazil ya guiz...

Aku certain ya,

Awalnya rumor ini muncul di negara-negara di Amerika Selatan, kek Brazil, Argentina, Guatemala dkk…

Hampir mirip dengan orang Indonesia, sebagian orang Brazil ada yang menganggap serius rumor ini dan sebagian lagi berpendapat bahwa “ah ini mah rumor di kalangan orang yang gak berpendidikan aja kali. Stupid aja kalo sampe percaya, distribusi organ tuh diawasi oleh otoritas, pembedahannya pun gak bisa sembarangan, alat-alatnya juga harus memenuhi standar kualitas la.”

Allright! Dengan segala argumen orang-orang pinter dan temuan polisi yang haqiqi kenapa isu ini bisa tetap spreading dan bahkan menyebarrr lhooo ke seluruh belahan bumi lainnn. Termasuk Amerika Utara, Eropa, Afrika, dan Asia sehingga bisa disebut sebagai hysteria massa global?

Nah, satu benang merah yang bisa dilihat adalah, rata-rata orang yang takut dengan rumor ini sebagian besar rakyat miskin. Perlu digarisbawahi. Membayangkan rakyat miskin jangan dengan imaji bahwa mereka bodoh. Tapi. Bayangin bahwa mereka adalah manusia-manusia yang setiap hari harus menghadapi berbagai macam threats, kekerasan, serangan, pencurian, terror, akibat dari kehidupan yang begitu kejam karena kesenjangan yang begitu kentara antara mereka yang tinggal di ghetto dengan mereka yang tinggal di pusat kota. Bertahannya rumor pencurian organ ini karena orang-orang miskin tersebut mengalami “malaise of modernity” yaitu perasaan yang tidak enak terhadap modernitas.

Kenapa bisa mereka tidak nyaman dengan modernitas? Pada masyarakat di negara maju, biasanya perkembangan teknologi modern diberikan secara merata, tapi di negara-negara berkembang dengan demokrasi yang tidak stabil perkembangan teknologi modern seringkali hanya bisa dinikmati oleh kalangan tertentu saja. Dalam konteks perkembangan teknologi medis modern bahkan masyarakat miskin justru sering menjadi korban dari agresif sekaligus ignorant-nya State.  

Lewat penelitiannya yang thick description, Scheper-Hughes menggunakan metode observasi lapangan dimana ia hidup bersama subjek penelitiannya, and follow the bodies.

Dari penelitiannya itu ia menemukan berbagai kasus kejam yang dialami oleh orang-orang miskin dalam hal pelayanan kesehatan:

1 1.  Ada seorang pasien laki-laki di RS meninggal karena air tercampur dengan feses sehingga mesin dialisis terkontaminasi dan menyebabkan hepatitis yang cukup fatal. Tentu pihak keluarga sangat kecewa karena fasilitas RS publik yang sangat tidak memadai dan pemerintah pun ngga ada minta maaf ke rakyatnya. 
2.  Seorang perempuan mengalami sakit namun ketika ia pergi ke dokter malah menjadi korban malpraktik dokter dimana ia kehilangan semua gigi-giginya. Selain kehilangan giginya ia juga ditinggalkan oleh suaminya karena menjadi terlihat sangat tua. Dokter tersebut bahkan terkenal dengan kekejamannya dimana orang yang datang ke tempatnya sudah pasti lukanya semakin parah. State dimana? Tidak peduli! Lalu kenapa ada saja orang yang masih datang ke tempatnya? Orang miskin tidak memiliki banyak pilihan!
3.  Seorang perempuan mencari-cari jasad pacarnya di RS dan menemukan bahwa jasad itu sudah jadi bahan praktik mahasiswa kedokteran.
4.  Seorang anak meninggal lalu dikubur tapi beberapa waktu berikut jasadnya diganti dengan orang anak lain, hal ini memicu kesedihan karena keluarga tidak bisa ziarah dan melakukan penghormatan sesuai agamanya lagi. Lantas kemana tubuh itu?
5.  RS publik sering melakukan operasi yang tidak diperlukan guna mencari tau organ apa yang masih bagus dan bisa diambil untuk mengganti biaya berobat.

Dan masih banyak contoh-contoh lainnya. Praktik-praktik yang salah dan fasilitas yang tidak berkualitas di RS publik membuat orang-orang enggan serta takut untuk datang ke rumah sakit. Takut bahwa tubuh mereka nantinya akan diklaim oleh State.

Oke, kalo gitu, apakah semua RS pada masa itu memiliki pelayanan yang sangat jelek dan ignorant? Apa semua dokter itu jahat?

Ya tentunya enggak dong. Kita harus tau bahwa ada yang namanya unequal exchange dalam dunia Kesehatan.

Unequal exchange dalam konteks ini adalah ketimpangan pelayanan medis antara orang kaya dengan orang miskin. Orang kaya bisa dengan mudahnya memanjakan diri dengan fasilitas rumah sakit yang memadai, bisa oplas, bisa ganti organ, bisa suntik putih, suntik awet muda dengan dokter yang sangat kompeten. Sedangkan orang miskin, seperti yang sudah disebutkan tadi, sering menjadi bahan malpraktik sehingga memiliki tubuh yang cacat, mayatnya seenaknya dicampur dengan potongan mayat lain, bisa digunakan untuk bahan eksperimen mahasiswa, mati karena fasilitas yang kacau dsb. Unequal Exchange bisa juga dilihat ketika ada dua orang yang membutuhkan mata, maka sudah tentu orang kaya lah yang pasti mendapatkannya.

Oh ya, FYI, perkembangan ilmu ginekologi yaitu cabang ilmu mengenai reproduksi wanita dulu dikembangkan dengan berbagai eksperimen yang menggunakan tubuh budak wanita, dilakukan tanpa anestesi, hhhh bayangin rasa sakitnya. 

Dari penelitiannya mengenai pencurian organ anak-anak di Brazil pada tahun 1980-an ini, Sherper-Hughes mengatakan bahwa rumor ini bisa bertahan dan spreading karena berada pada tataran antara fakta dan metafor. Pada tataran tertentu bisa jadi fakta karena banyak kasus-kasus yang telah terbukti bahwa organ dan tubuh manusia bisa diklaim dan dimanipulasi oleh State atau RS. 

Pada tataran lain, bisa dikatakan metafora, yaitu tanda oleh masyarakat miskin bahwa tubuh, hidup, dan anak-anak mereka rentan terhadap bahaya. Selain kesenjangan, faktor geopolitik dan pelaksanaan proses demokrasi yang belum stabil turut memperkuat ancaman bagi masyarakat miskin. Pada masa 1980-an itu, negara-negara di Amerika Selatan sedang mengalami peperangan, kekerasan antara state dengan sipil, bahkan genosida pada suku Mayan di Guatemala. Proses demokrasi pun tidak berjalan dengan mulus, banyak anak-anak diculik dan disiksa di depan kedua orang tuanya, di culik oleh state lalu dipulangkan dengan keadaan cacat sebagai peringatan bagi anak-anak subversif lainnya dalam "Dirty War" di Argentina", kematian mendadak anak-anak jalanan di wilayah kumuh Brazil.

Kesimpulannya, 

munculnya rumor pencurian organ anak-anak jauh lebih kompleks dari sekadar fakta atau hoax. Hal ini menyangkut kesenjangan antara orang kaya dengan orang miskin, faktor geopolitik yang penuh ketegangan dimana masyarakat miskin aware dengan kekuatan State yang menghancurkan, serta faktor pelaksanaan demokrasi yang tidak stabil. Ketimpangan kuasa antara State dengan sipil terutama masyarakat miskin sangat jauh. Oleh karena itu rumor menjadi the weapon of the weak dari masyarakat tersebut. 

Sekian. 

SUMBER:

Scheper-Hughes, Nancy. "Theft of life: the globalization of organ stealing rumours." Anthropology today 12.3 (1996): 3-11.  


Sabtu, 29 Agustus 2020

Cara Ampuh Menikmati Hidup Sebagai Sobat Misqueen


Halo sobat misqueenku!! Apa kabar? Masih misqueenkah? Jangan bersedih! Karena aku bakal ngebagiin tips tentang gimana caranya menikmati hidup sebagai sobat misqueen.
Kalian pasti sering banget kan mikir kalo jadi orang kaya itu enak banget dan seringkali hidup bergelimang harta menjadi cita-cita banyak orang.

Nah, aku kasih tau aja nih, sebetulnya jadi sobat misqueen juga bisa enak loh.. bener.

Nih aku bisikin ya caranya...

1. Bebas membeli barang-barang dengan murah meriah, KW, ataupun hasil klepto dari pasar loak.
Salah satu keuntungan menjadi sobat misqueen adalah kita bisa beli barang dengan murah meriiiiaaah. Yakkk sekelas sobat misqueen ga ada kompetisi kompetisian buat beli barang-barang mewah sekelas Herm@s, Di#r, Guc&i, etc. Selo aja. Pake baju merk Al-Farida juga gak akan ada yang nyinyirin. Malah semakin murah barang dibeli semakin iri temen temen kita ye kannn. 
"Cuy lu beli berapa itu lipstik?"
"sebelas rebu"
"lah kok gua lima belas rebu si, padahal sama sama PIPA!!AKBDFKJSFJBJFSJHSJ!!"
"gua belinya pas diskon".

Bayangin horang kaya beli lisptik ratusan rebu pasti dibilang "tolol bgt anjir". 

Ohiya seputar bibir, sebagai sobat misqueen aku ada tips untuk menjaga bibir tetap sehat, yaitu dengan membuat infused lemon water, caranyaaa iris iris lemon lalu cemplungin ke botol minum deh biarin selama 4 jam abis itu silahkan diminum bisa refill juga. Bibirku berasa kenyal dan seksi banget loh sobbb kalo minum air lemon ini secara teratur. Harga? lemon lokal 5k rupiah setengah kilo. Vitamin C juga bagus bgt buat kulit. No doubt. 
 
2. Tidak pernah khawatir akan kemalingan ataupun kehilangan barang berharga.
Yak, kalo dari pengalaman penulis pribadi nih yaa, barang berharga aku tuh handy banget kek KTP, ATM, Kartu Mahasiswa, Kunci kos. Kalo ada yang nemu dijalan juga dibalikin. 
Hanya saja kasus-kasus kemalingan pasti bisa terjadi kapanpun dan dimanapun dan korbannya gak pandang bulu ya kan. Sodaraku pernah kemalingan dompetnya padahal isinya 200 rupiah. Bayangin itu, sodara ku pasti kesal kartu-kartunya hilang tapi perasaan si maling ya double apes. Udah dosa dapetnya 200 perak lagi. Et dah. Jadi jangan coba-coba deh malingin sobat misqueen.

3. Bebas mau pake apa aja. Fakta bahwa orang misqueen tidak punya banyak pilihan justru menjadi keuntungan tersendiri loh. Lah iya gak perlu pusing nanti pake baju apa, anting apa, tas apa ppft. Coba horang keong mewong, baju aja dua lemari, tas minimal satu lemari, pasti pusing pilih mau pake yang mana. 

Begitu juga dengan sabun, kalo sobat misqueen beli yang paling murah udah cocok aja dah, meskipun ada jerawat itu tanda tanda ada cinta yang tak terungkap, kantung mata hitam ya wajar, ada koreng di lutut tanda masa kecil penuh petualangan, rambut acak acakan malah makin keren. Baju bolong? tanda anak muda subversif! 

4. Pasti dicintai apa adanya. Orang pasti gak akan mencintai kita karena materi. Kenapa? Karena kita sobat misqueen. Sekian.  

Bercanda sayang.