Kamis, 20 Desember 2018

Membuat Seni Kriya dari Berenuk

Hah berenuk?
Buah gernuk kali?
Apa beranak? Haha
Apaan si?

Hey heyy... Hari ini aku mau memperkenalkan kepada netijen yang budiman tentang buah yang bernama Berenuk.
Nih bodinya,

Buah Berenuk adalah buah yang tidak bisa dimakan secara langsung. Tekstur kulitnya itu keras bgt cuy, lebih keras daripada tekstur buah jeruk bali. Tekstur daging buahnya itu kayak buah markisa cuma lebih encer dan kalo dimakan bisa bikin pusing kalo lagi bokek. Biasanya buah ini diolah dan dimanfaakan untuk obat herbal.

Tapi kali ini aku mau mengajak netijenwan dan netijenwati sekalian untuk mengolah kulitnya yang bisa dijadiin media menggambar yang menyenangkan.

Caranya begini:

1. Pertama, petik dulu buahnya dari pohon Berenuk ya.  

2. Kedua, persiapkan alat-alat untuk membersihkan daging berenuk. 
    a. Siapkan kawat las, lalu bengkokkan ujung satunya berbentuk L dan ujung satunya lagi berbentuk U. 
    b. Siapkan isi cutter dan gergaji besi
    c. Amplas
    d. 2 baskom besar berisi air. 

3. Ketiga, siapin alat-alat kelamin buat menggambar dan mewarna buah. 
    e. untuk sketsa dapat menggunakan pensil.
    f. untuk mewarnai enaknya pake spidol, tapi bisa juga pake pensil warna, cat akrylik. 
    g. Hair dryer untuk mengeringkan buah.
    h. Varnish pake pylox.

3. Setelah alat-alat sudah lengkap. Bolongkan buah menggunakan gergaji besi. Atau kalo kamu gak mau ribet bisa dibanting aja biar buahnya pecah wkwk. Pokoknya bijimanapun agar supaya isinya bersih.

4. Gunakan kawat las untuk membersihkan daging buah, bersihkannya di atas baskom ya kawan. Karena daging buahnya itu agak cair dan berbiji gicu.




Nih di baskom

Nah bagi kamu yang mau bikin celengan dari buah berenuk ini bisa aja, tapi pembersihannya bakal lebih ribeeeeet bgt karena lubang untuk pembersihan kecil.
Liat kaan gambar-gambar diatas, bersihinnya di korek-korek pake kawat las. Kalo gamau bikin celengan, lubang bisa di perbesar, bahkan kalau tida sabar, kamu bisa banting buah ini dan voila isinya keluar semua dalam sekejap :)

5. Nah setelah bersih, (tandanya buah sudah enteng karena kopong) kita kerik kulit kulitnya menggunakan cutter sampai warnanya putih kekuning-kuningan. Setelah itu di amplas.


                                        Nih berenuknya lagi di sayat sayat pake cutter aww

6. Setelah diamplas dan berenuk sudah botak mengkilap, berenuk siap di sketsaa yayy. Sketsanya menggunakan pensil yaa jangan spidol hehe.

7. Setelah di sketsa, barulah warnai pake sapidol atau cat air atau akrylik atau pensil warna ataupun crayon.

                                                       Proses pewarnaan

Btw, berenuk yang diatas itu yang di pecahin, haha.
Setelah selesai digambar dan diwarnai, jangan lupa dikeringkan dulu menggunakan hair dryer lalu varnish menggunakan pylox supaya gambarnya jadi mengkilap.

8. SELESAI. Setelah berjam-jam. Fyuhh..


                                          ini contoh yang celengan



Akhir kata, jangan segan untuk bertanyaa dan berkomentaar :D

Rabu, 12 Desember 2018

Merasa Gagal di Interview Kerja? Ini sebabnya


Pernahkah kamu merasakan interview sableng?
Interview dimana kamu merasa sableng dan keluar kantor dengan perasaan yang penuh dengan sesal.
Pada saat itu pasti kamu memaki diri, menganjing-anjingkan diri, menggoblok-goblokkan diri dan menganggap bahwa kamu adalah orang yang SABLENG! Karena membuang sia-sia kesempatan emas untuk bekerja.

Semua orang berhak untuk memaki-maki ketololan dirinya tetapi saran dari The Great Nabsaurus aka saya yang lucu dan imut ini, lebih baik kita tidak berlarut-larut didalamnya.

Lantas, untuk meminimalisir terjadinya interview sableng ada baiknya kita mengetahui apa yang menjadi penyebabnya.

Ini dia penyebab interview sableng!

1. Kurang persiapan.
Practice make perfect. Itulah kata pepatah yang sering muncul di iklan atau event-event olahraga. Nah menurut Prof Nabsaurus aka saya yang lucu dan imut ini, latihan adalah persiapan yang berulang-ulang sampai secukupnya untuk membuat apa yang kita lakukan atau kerjakan menjadi maksimal kualitasnya. 
Banyak kegiatan yang membutuhkan latihan terutama perlombaan. Interview kerja itu lebih daripada perlombaan. Bila dalam lomba hadiahnya berupa barang atau uang, dalam interview kerja, hadiahnya adalah pekerjaan, jabatan, jenjang karir!
Namun sayangnya ada saja beberapa anak Adam dan Hawa yang menyia-nyiakan kesempatan emas untuk mendapatkan pekerjaan dengan datang interview tanpa persiapan yang baik.

2. Gak selow. 
Kedua adalah buru-buru kelar. Yak. Menurut data dari badan statistik Miss Nabsaurus sekitar 80% para pelamar kerja ingin buru-buru menyelesaikan interviewnya. Bukan karena tidak punya waktu tapi karena terlalu khawatir dengan hasil.
Jadi orang-orang ini cenderung cepat-cepat dalam berbicara dan menjawab pertanyaan karena khawatir dan sangat berorientasi dengan hasil. Mereka tidak menikmati proses sehingga segala yang dikatakannya cenderung cepat dan sulit untuk dimengerti orang lain.
Nah masalah besar dapat terjadi ketika lidah yang tak bertulang ini keplintir sehingga menjawab pertanyaan dengan menyinggung ataupun meremehkan pekerjaan dari perusahaan.

Contoh: X= "Kalau kamu kerja, berkas-berkas yang dikasih oleh manajer bakal diperiksa ulang                           lagi atau tidak?"
              Y= "Ya kalau ada waktu". [dengan polos dan spontan]


Kalau begitu kejadiannya, kamu segera kirim lamaran ke perusahaan lain deh.

3. Gak mandi.
Iyuuuh, pastikan sebelum interview kerja kamu sudah bersih dan wangi dengan mandi. Penampilan yang lusuh dan bau badan dapat membuat orang lain menilai kamu adalah orang yang berkepribadian berantakan. Siapa yang mau mempekerjakan orang yang hidupnya berantakan?
Selain itu, kamu juga harus rapi. Pakaian harus licin seperti belut. 
Kalau pakaian tidak disetrika lantas orang akan berpikir, "ishh buat nyetrika aja ga ada waktu apalagi buat kerjaan, pasti diurusnya bakal berantakan"
Alih-alih ngomongin kerjaan, yang ada kamu bakal diajak konsul tentang kehidupan kamu yang berantakan. Sableng.


4. Gak kenal perusahaan dan posisi yang dilamar.
Aduhhh aduduuuu.. pada saat interview kerja nanti terutama kalau di industri riset atau think tank, kamu bakal ditanya tentang pengetahuan seputar posisi kerja dan pengetahuan mengenai perusahaan bakal jadi nilai plus. Kalau kamu datang dengan tabula rasa, ew jangan harap bakal dapat kerjaan. Orang perlu ngeliat kamu sebagai orang yang berwawasan dan cakap sehingga dapat memajukan perusahaan. KAMU HARUS PINTER!
Kalau kamu bodoh dan jawab pertanyaan seputar pekerjaannya ngalor ngidul gak tentu arah bagai cinta yang udah bertahun tahun tapi tak kunjung menikah karena terlalu banyak alasan, yasudah.
Di tempat manapun kamu gak akan diterima, karena bodoh.
Saya aja geregetan kalo pacar mulai banyak alasan yang gak masuk akal kalo lagi ngomongin masa depan apalagi interviewer dengan masa depan perusahaan besarnya.

Segitu aja deh penyebab interview sableng. Sekarang kita udah tau kan penyebabnya dan bisa menghindari semua itu. Tangkis bang! SEMANGAT NGELAMAR KERJA!

Minggu, 09 Desember 2018

Penyakit Mahasiswa Nih!



Hai hai! Kali ini aku mau sharing because sharing is caring tentang penyakit-penyakit yang rentan di hinggapi mahasiswa.

Penyakit apa saja itu?

1. Sakit kepala.

Jup. Sakit kepala menjadi penyakit utama para mahasiswa. Kenapa? Karena mahasiswa mempunyai kepala.
Sakit kepala seringkali melanda mahasiswa, biasanya disebabkan oleh bahan kuliah yang seabreg serta review mingguan yang menyusulnya beberapa kali setiap minggu.
Perih di kepala yang terakumulasi dapat mentjapai puncaknya pada akhir semester dimana dosen meminta para mahasiswanya untuk membuat makalah.  Terkadang sebagai mahasiswa saya berpikir, dimanakah rasa empati para dosen itu?
Atau mungkin dosen-dosen juga terjebak dalam dunia ilmiah yang mengharuskan mereka mencetak generasi-generasi ilmiah yang begitu banget kehidupannya?


2. Sakit mata.

Sakit mata juga kerap melanda mahasiswa. Kenapa? Pertama-tama penyakit ini disebabkan karena mahasiswa memiliki mata.
Hal ini  masih berkaitan dengan bahan kuliah, yang mana mahasiswa harus banyak sekali membaca bahan secara berulang-ulang baik dari PDF maupun kalau modal dikit, di kertas. Ditambah dengan mencari jodoh di Tinder swipe left swipe right untuk mendapatkan pasangan membuat mata menjadi semakin sakit. Sedikitnya waktu untuk nongkrong ataupun perasaan malu untuk berkenalan dengan orang secara offline membuat Tinder menjadi lahan yang efektif untuk mencari jodoh ataupun sekadar teman jalan sekalian grepe-grepe.


3. Masuk angin.

Menurut saya, penyakit masuk angin sebetulnya bukanlah penyakit yang parah. Hal ini karena angin yang masuk tidak dapat membuat tekanan dan menjadi puting beliung yang dapat memporak-porandakan usus dan paru-paru kita. Masuk angin adalah keadaan ketika kita merasa kembung dan ingin sekali untuk mengeluarkan angin lewat saluran buang air besar.
Keadaan ini biasanya disebabkan oleh telat makan, nunda-nunda makan, dan mengulur waktu makan. Mahasiswa yang seringkali sibuk dengan tugas-tugas papernya dan membaca seringkali mengalami tiga hal diatas. Alhasil masuk angin-lah mereka. Dalam kasus ini, mahasiswa jomblo  90% lebih rentan daripada yang memiliki pacar. Tidak adanya pengingat makan, pemberi  jaket saat hujan ataupun orang yang memeluk saat tidur memperburuk keadaan.


Yak, inilah tiga penyakit yang sering dihinggapi mahasiswa. Tidak perlu heran. Saya cuma bertjanda.